13 Februari 2010

Strategi Penyebaran Armada Angkatan Laut

All hands,
Strategi penyebaran Armada Angkatan Laut setiap negara mengacu pada kepentingan nasional masing-masing. Strategi penyebaran tersebut seringkali berubah sesuai dengan kebutuhan. Tidak ada jangka waktu yang pasti kapan suatu strategi penyebaran armada akan berubah. Bisa saja dalam waktu 20 tahun strategi itu tetap sama, namun dapat pula dalam jangka waktu 5 tahun strategi penyebaran itu berganti.
Setidaknya ada tiga penyebab mengapa strategi penyebaran Armada Angkatan Laut berubah. Pertama, lingkungan eksternal dan ancaman. Kedua, lingkungan internal dan strategic outlook. Ketiga, perubahan teknologi Angkatan Laut dan teknologi lainnya yang terkait.
Dikaitkan dengan Indonesia, perlu dikaji secara matang apakah strategi penyebaran Armada Angkatan Laut yang dianut sekarang masih relevan dengan faktor internal dan eksternal, begitu pula dengan kemajuan teknologi Angkatan Laut. Kalau diperhatikan secara seksama, strategi penyebaran yang dianut saat ini setidaknya sudah diadopsi sejak 1980-an. Nampaknya tidak ada perubahan berarti alias signifikan dalam strategi itu, meskipun kini situasi dan lingkungan yang dihadapi sudah berubah.
Tahun 1980-an yang masih dicekam oleh masa Perang Dingin, ancaman dan tantangan terhadap Indonesia kurang begitu jelas. Kini ancaman dan tantangan itu sangat jelas, sebab bisa diidentifikasi aktor mana yang dikategorikan mengancam. Terlebih lagi teknologi yang tersedia untuk mendukung kehadiran kapal perang di laut sudah jauh meningkat dibandingkan hampir 30 tahun silam.
Belum lagi ketika menyinggung faktor internal Angkatan Laut, seperti ketersediaan unsur kapal perang dan pesawat udara. Akibat dari kurangnya keberpihakan pemerintah, kini ketersediaan unsur kapal perang dan pesawat udara yang dapat disebarkan menurun dibandingkan era 1980-an.
Dengan demikian, dibutuhkan sejumlah penyesuaian pada strategi penyebaran yang dianut saat ini. Penting untuk dipahami bahwa penyesuaian tidak selalu identik dengan perubahan total. Melalui penyesuaian strategi penyebaran, diharapkan ancaman dan tantangan yang kini berkembang dapat dihadapi jauh lebih baik daripada menggunakan pendekatan lama.

Tidak ada komentar: