04 Maret 2011

Pengembangan Industri Pertahanan India

All hands,
India merupakan satu dari sedikit negara berkembang yang sejak dahulu gigih dan konsisten membangun industri pertahanan nasional dengan berbagai cara. Sejauh ini, kegigihan dan konsistensi India sudah bisa dinikmati negeri yang berpenduduk lebih dari satu milyar tersebut. Berbagai sistem senjata modern dan canggih seperti kapal perang telah mampu diproduksi oleh New Delhi. Namun demikian, bukan berarti tak ada hambatan dalam pengembangan industri pertahanan nasional negeri tersebut.
Satu di antara hambatan itu terkait dengan produksi mesin pendorong. Kemampuan produksi mesin pendorong bagi sistem senjata buatan sendiri masih belum sesuai target dan harapan, antara lain karena adanya hambatan dari negara pemilik teknologi itu. Hambatan yang dialami oleh India berupa akses terhadap teknologi dan kurang tersedianya material dan perlengkapan kritis. Dua hal tersebut masih dikuasai oleh negara pemilik teknologi dan India ternyata tak diberi keleluasaan untuk bisa mengaksesnya.
Dikaitkan dengan Indonesia, salah satu hal yang kritis dalam pengembangan industri pertahanan nasional adalah pengembangan sistem pendorong, baik untuk kapal perang maupun sistem senjata lainnya (di luar sistem senjata darat). Selama ini Jakarta masih 100 persen tergantung kebaikan hati negara lain yang memiliki teknologi tersebut guna mengaksesnya, itu pun dengan status Indonesia hanya sebagai pengguna saja. Industri pertahanan nasional belum mampu menghasilkan sistem pendorong sendiri. Kalau ke depan Jakarta hendak meniru langkah India untuk berswasembada dalam soal sistem pendorong, pengalaman India sebaiknya dijadikan pelajaran.

1 komentar:

pendidikan bangsa mengatakan...

if you mean by words SISTEM PENDORONG kapal by PROPELLER, I think it was a lot more easier to create mostly we do have PT PAL, or perhaps you mean like a huge double blower like in HOVERCRAFT???????? I do not where does its technology come from. But sure if we put this way, suppose we are Chinese that only can plagiarize and copy paste from other country, we can solve our problem. But if we always honor other country based on mutual respect and waiting for a bless and mercy, we will fail!!!!!!!
the answer is our people are not dummy.

LODAYA BUANA
HIGHEST COMMANDER OF BALAMATI SPECIAL OPERATIONS FORCE
PADJAJARAN IMPERIUM